------- BLOG-nya Anak-Anak Jurnalistik -------

"Mencoba Menyuguhkan yang Terbaik untuk DUNIA...."



Tampilkan postingan dengan label Artikel Lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Lain. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Oktober 2011

Wanita




WANITA
 


WANITA
Oleh: Desiana Ratri Suryandari 

Wanita dalam Kehidupan[1]
Dalam pandangan agama islam, wanita adalah makhluk yang paling di hormati, wanita dijaga oleh risalah islam dan di muliakan oleh syariatnya yang suci. “Sesungguhnya wanita berada dalam kedudukan yang terhormat dalam kehidupan”. Namun terlihat pada kehidupan masyarakat saat ini yang mengenyampingkan wanita. Sangat miris memang, saat melihat situasi yang terjadi saat ini. Tidak lain adalah saat melihat realita kehidupan yang dialami oleh para wanita. Apakah sebenarnya faktor yang menjadikan kehidupan wanita penuh dengan gonjang-ganjing alur cerita kehidupan?, apakah karena wanita mempunyai sisi sifat yang berbeda dengan kaum laki-laki?, ataukah karena segi intelektualitas yang dimiliki tidak lebih dari laki-laki ?. Faktor itu sangat perlu adanya telaah, bahwa wanita tidak selamanya lemah dalam sifat ataupun dalam itelektualitas. Karena semenjak jaman kartini hingga kehidupan sekarang membuktikan bahwa wanita bisa memperoleh pendidikan, serta bekerja. Bisa dikatakan ternyata wanita dalam kehidupan mempunyai tanggungjawab yang lebih besar dari laki-laki.

Wanita dan Intelektual
Mempunyai intelektual yang tinggi sangatlah diinginkan oleh setiap orang, bukan hanya laki-laki, namun wanita pun bisa mempunyai intelektual yang tinggi. Karena dalam konteksnya wanita pun mempunyai hak memperoleh pendidikan selayaknya kaum laki-laki. Ilmu dalam pandangan islam merupakan amal yang paling utama, tidak ada yang memungkirinya, kecuali orang bodoh atau sombong. “Semua nash dalam al-qur’an, kitab dan as-sunnah menganjurkan agar kita menuntut ilmu, baik laki-laki maupun wanita”. setelah kaum wanita memperoleh “ beauty” dalam segi fisik, maka ilmu dalam segi intelektual lah yang menjadi nilai plus bagi wanita, sehingga terpancar iner beauty yang sesungguhnya. Wanita yang mempunyai intelektual, akan menaikan integritas derajat wanita di mata masyarakat, namun wanita juga perlu mengetahui batas-batas selayaknya menjadi seorang wanita. Intelektual untuk wanita sangatlah lah diperlukan untuk melawan arus modernisasi saat ini. Maka wanita tidak lagi di pandang sebelah mata oleh masyarakat, tidak lagi hanya menjadi penyamping kehidupan, karna sesungguhnya wanita mempunyai intelektual dalam jati dirinya yang perlu dipandang, ketika ia terus memacu keintelektualannya yang akan membawa perubahan dalam dirinya.


[1]. Wanita dan Tipu Daya Musuh , Dr. Abdullah bin Wakil Asy-syaikh, hal 29
2. Wanita dan Tipu Daya Musuh , Dr. Abdullah bin Wakil Asy-syaikh, hal 47

Mengapa Harus Menangis?


Mengapa Harus Menangis?

Kita sering melihat orang menangis dan kita pun pasti pernah mengalaminya. Ingatkah kita ketika kita terlahir di dunia ini!! Kita terlahir dengan tangisan, bukan ketawa maupun berbicara yang lebih dulu kita suarakan. Tapi pernakah kita bertanya, mengapa kita menangis?
Nabi Muhammad SAW menganjurkan kita agar menangis. Menangislah karena Allah, sebab menangis karena Allah adalah perbuatan yang mulia. Bahkan Allah memberikan dua hal bagi orang yang menangis karena Allah.
Pertama, mendapatkan cinta Allah.
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Tidak ada sesuatu yang lebih dicintai Allah karena takut kepada Allah kecuali dua tetesan dan dua bekas. Yakni tetesan air mata takut kepada Allah dan tetesan darah yang mengalir dijalan Allah. Ada dua bekas yakni bekas dari jihad dijalan Allah dan menunaikan salah satu yang Allah tetapkan.” (HR. Tirmidzi).
Kedua, tidak akan dimasukkan ke dalam api neraka.
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Dua mata yang tidak akan tersentuh api neraka, yakni mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang terjaga karena waspada di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi).
Kita hidup di dunia ini tidak pernah lepas dari perbuatan dosa. Tanpa kita sadari, kita sering melakukan kemaksiatan, sehingga Allah SWT. memberikan berbagai macam ujian, cobaan serta musibah. Bencana Alam yang terjadi akhir-akhir ini juga merupakan peringatan dari-Nya.
Menangis karena Allah menjadi titik balik kesadaran kita menemukan diri sendiri. Kita menjadi manusia yang memiliki sebuah kesadaran diri bahwa dimanapun kita berada dan kapanpun, Allah senantiasa melihat apa yang kita kerjakan.
Jadi menangislah karena Allah!!!

Selasa, 18 Oktober 2011

Realita yang Janggal



Mengamati para pejuang yang sering terabaikan jasa-jasanya. Padahal begitu kuat mereka dalam memperjuangkannya. Tanpa rasa lelah, dikerahkannya segenap tenaga yang ada demi mencapai cita-cita serta harapan yang ada dalam benak mereka.

Di keramaian pasar yang becek, panas, dan bau, mereka berdesak-desakan memilih barang barang belanjaan yang bukan sepenuhnya untuk kebutuhan mereka sendiri akan tetapi untuk mereka jual kembali di perumahan-perumahan yang para penghuninya rata-rata malas pergi belanja ke pasar.


Dengan sepeda pancal butut, semua belanjaan mereka usung. Untuk mengurangi rasa lelah dan lapar mereka membeli sebungkus nasi sebagai pengganjal perut yang sudah keroncongan. Panas terik matahari tak menyurutkan perjuangan mereka menjual barang-barang belanjaan untuk meraih sepeser demi sepeser uang keuntungan. Dikayuhnya sepeda reot tanpa rasa lelah walaupun berkucur keringat terlihat di tiap pori kulit kriputnya.



Terlihat pemandangan janggal dalam hati, seorang lelaki yang berbadan sehat hanya dengan property tongkat di tangan kiri sembari senyum manis tanpa dosa menengadahkan tangan pada setiap orang yang ada di sekitarnya, tak luput pula dia menengadahkan tangan pada ibu-ibu yang sedang berjuang untuk keluarganya hanya demi recehan uang. “Ya Allah, apa yang ada dalam pikiranya?” Tanpa rasa bersalah dia terus meminta padahal keadaan fisik mereka sebenarnya tak lebih buruk dibandingkan ibu-ibu itu kalau hanya sekedar untuk bekerja. Apa benar dunia sudah terbalik? Wanita menjadi perkasa sedangkan yang laki-laki menjadi lemah.??

Lamongan, 20 Maret 2011
Karya Penaku

Senin, 17 Oktober 2011

Karakteristik Golongan Darah

Karakteristik umumnya dapat dilihat dari beberapa faktor, salah satunya adalah dari Golongan Darah. Untuk mengetahuai karakteristik seseorang anda bisa mengetahuinya dengan cara menanyakan Golongan Darah orang tersebebut. Sekarang mari saya tunjukkan karakteristik-karakteristik sesuai Golongan Darah seseorang.
- Golongan Darah A
Orang yang mempunyai golongan darah A biasanya berkepala dingin, serius, cool, tegas, dapat diandalkan, perfeksionis, konsisten, tetapi mereka rata-rata keras kepala, suka menyendiri, suka menekan perasaannya sendiri, sikap itu untuk menutupi kekurangannya yang selalu gugup dan kurang PeDe.
- Golongan Darah B
Orang yang Bergolongan Darah B kebanyakan orangnya suka penasaran, punya banyak hobi serta menggebu-gebu, suka lupa dengan sesuatu, cepat bosan, cenderung ingin menjadi orang yang nomor satu, dari luar tampak riang, bersemanga, dan antusias padahal sebenarnya dia tipe orang yang tidak suka bergaul dengan banyak orang.
- Golongan Darah AB
Memiliki perasaan lembut, sensitif, selalu hati-hati, tetapi keras terhadap diri sendiri dan orang-orang yang dekat dengan dia, sehingga seringkali dia tampak memiliki dua kepribadian, sentimentil, punya banyak teman tetapi suka menyendiri.
- Golongan Darah O
Mereka terlihat sebagai figur yang menerima dan melaksanakan sesuatu dengan tenang, murah hati, senang berbuat kebaikan, dermawan, fleksible, mudah dalam menerima hal-hal yang baru, mudah terpengaruh, suka ceroboh, tapi itulah yang memnyebabkan orang yang bergolongan darah O diCINTAI.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review